Logo

Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kuta, Bali

04 Januari 2025 439 Dilihat
Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kuta, Bali

SIARAN PERS
Nomor: SR.1/HUMAS/KLH-BPLH/1/2025

AKSELERASI PENGELOLAAN SAMPAH BALI, KLH/BPLH BERKOLABORASI DALAM AKSI BERSIH SAMPAH LAUT DI PANTAI KUTA

Bali, 4 Januari 2024 - Dalam rangka mempercepat pengelolaan sampah di Bali, Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyelenggarakan kegiatan "Aksi Bersih Sampah Laut" di kawasan Pantai Kuta, Bali pada hari Sabtu, 4 Januari 2024 pukul 07.00 WITA. Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi pemerintah dalam menciptakan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Selain Menteri Lingkungan Hidup / BPLH, Hanif Faisol dan Wakil Menteri KLH/BPLH, Diaz Hendropriyono, turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti; Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani;  Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya; Sekretaris Menteri LH/ Sekretaris Utama BPLH, Rosa Vivien Ratnawati; Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani; Direktur Pengurangan Sampah, Vinda Damayanti Ansjar; Direktur Penanganan Sampah, Novrizal Tahar; Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3, Haruki Agustina; serta Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Muhammad Zamroni.

Sebanyak 2.115 peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti aksi ini yang dirancang dengan prinsip ramah lingkungan untuk meminimalkan potensi sampah baru. Kegiatan ini menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, swasta, dan generasi muda dalam mengatasi masalah sampah laut.

Pantai Barat dan Timur Bali setiap tahunnya menerima kiriman sampah laut yang sebagian besar berasal dari wilayah di luar Pulau Bali, terutama saat angin musim barat dari Oktober hingga Maret. Diperkirakan masalah sampah laut 2024-2025 akan lebih besar dibandingkan tahun 2020-2021 yang mencapai 6.000 ton, sementara pada tahun 2023 tercatat 2.900 ton. Aksi Bersih Sampah Laut ini merupakan gerak cepat dan gerak bersama Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengatasi persoalan sampah kiriman dari angin musim barat.

Aksi ini dibuka dengan sambutan dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol, yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama kawasan pesisir. "Permasalahan sampah laut di Bali bukan hanya persoalan lokal, tetapi juga nasional, di mana semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan," ujarnya. Harapannya, aksi ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menangani sampah laut secara konkret.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi berbagai pihak. "Indonesia kaya akan keanekaragaman hayati, tetapi sampah ini luar biasa dampaknya. Jika ini tidak diatasi, akan mengganggu lingkungan laut, kesehatan masyarakat, dan pariwisata," kata Zulkifli.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, juga mengapresiasi upaya ini dan menekankan pentingnya kesadaran dan tindakan nyata dari semua pihak. Kementerian Pariwisata turut melibatkan lebih dari 500 peserta termasuk mahasiswa dan dosen dari Politeknik Pariwisata Bali. Kementerian Pariwisata juga mencanangkan Gerakan Wisata Bersih sebagai bagian dari program unggulan 2025.

Pada kesempatan ini, Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Sinergitas Tugas dan Fungsi di Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pendidikan Dasar dan Menengah. Setelah penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Aksi Bersih Sampah Laut oleh Menko Pangan, Zulkifli Hasan.

Usai Aksi Bersih Sampah Laut, Menteri KLH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq memimpin rapat tertutup bersama Pemerintah Kabupaten/Kota dan para pengusaha industri daur ulang terkait pengelolaan sampah di Bali. Sedangkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup/BPLH, Diaz Hendropriyono, mengunjungi Eco Bali di Kabupaten Badung, didampingi oleh Direktur Penanganan Sampah dan Direktur Pengurangan Sampah. Eco Bali adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan sampah di Kabupaten Badung, Bali. Berdiri sejak tahun 2006, Eco Bali memiliki misi untuk menciptakan solusi ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah guna mendukung Bali yang bersih dan hijau. Eco Bali bekerja sama dengan masyarakat, bisnis, sekolah, dan institusi untuk mempromosikan kesadaran lingkungan serta praktik pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

 

Penanggung Jawab:
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Sasmita Nugroho

Telepon:+62 818-0819-5929
Website:kemenlh.go.id
E-mail:humas@klh.go.id
Instagram:@kemenlh_bplh
Youtube:KLH/BPLH
TikTok:@kemenlh_bplh
X:@KemenLH_BPLH

Galeri Foto

Additional image
Additional image
Additional image
Additional image