Jakarta, 11 Juni 2026 – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memastikan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) generasi baru mulai diberlakukan pada Juli 2026 sebagai platform satu data iklim nasional untuk mendukung pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia.
Dalam talkshow “Indonesia New Era to Empower Indonesia Climate Data” , Direktur Inventarisasi IGRK MPV KLH/BPLH, Mitta Ratna Djuwita, mengatakan pembaruan SRN PPI dilakukan untuk memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan kredibilitas data iklim nasional. Melalui sistem ini, data aksi mitigasi, inventarisasi emisi gas rumah kaca, serta capaian penurunan emisi akan tercatat dalam satu platform yang terintegrasi.
“Mulai Juli 2026, Indonesia akan memiliki SRN PPI yang semakin kuat sebagai platform satu data perubahan iklim nasional yang menjadi dasar pengambilan kebijakan dan pelaporan target NDC,” ujar Mitta.
Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLH/BPLH, Haruki Agustina, menambahkan bahwa sistem baru tersebut akan memperkuat pemantauan dan evaluasi aksi mitigasi di seluruh Indonesia. Melalui SRN PPI, kontribusi penurunan emisi dari 38 provinsi dapat ditelusuri dan dihitung secara lebih akurat, sekaligus mendukung analisis kesenjangan antara capaian saat ini dan target NDC nasional.
Selain itu, SRN PPI akan terintegrasi dengan berbagai instrumen pendukung serta dilengkapi fitur pelacakan capaian NDC yang dapat dimanfaatkan pemerintah maupun publik. Sistem ini juga mendukung penyusunan roadmap mitigasi pada lima sektor utama penyumbang emisi, yakni energi, limbah, IPPU, pertanian, serta kehutanan dan penggunaan lahan.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan EcoSecurities, Dian Yustisia Rahman menilai data iklim yang kredibel menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor dan membuka akses pembiayaan iklim. Menurutnya, pencatatan dan pelaporan yang akuntabel melalui SRN PPI dapat mengurangi kesenjangan informasi antara pengembang proyek dan calon investor.
Hadirnya SRN PPI generasi baru diharapkan memperkuat tata kelola data perubahan iklim nasional sekaligus mendukung pencapaian target NDC, pengembangan ekonomi rendah karbon, dan peningkatan akses pembiayaan iklim yang berkelanjutan