Logo

Mengenal Hukum Lingkungan dari Dekat, Mahasiswa Diajak Memahami Tantangan Masa Depan

20 Mei 2026 488 Dilihat
Mengenal Hukum Lingkungan dari Dekat, Mahasiswa Diajak Memahami Tantangan Masa Depan

Jakarta, 20 Mei 2026 — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) terus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam isu perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan studi visit mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLH/BPLH, Yulia Suryanti, menegaskan bahwa isu lingkungan hidup saat ini semakin kompleks dan tidak lagi hanya berkaitan dengan pencemaran maupun pengelolaan sampah, tetapi juga menyangkut aspek keadilan, hak masyarakat, serta keberlanjutan generasi mendatang.

“Lingkungan hidup bukan hanya isu domestik, tetapi juga menjadi bagian dari dinamika global. Karena itu, generasi muda perlu memahami bahwa peran lulusan hukum sangat dibutuhkan dalam penyusunan regulasi, pengawasan, hingga diplomasi lingkungan internasional,” ujar Yulia.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai peran strategis KLH/BPLH dalam penyusunan regulasi, pengawasan lingkungan hidup, pengendalian pencemaran, hingga penegakan hukum lingkungan. Menurut Yulia, tantangan lingkungan hidup saat ini menuntut keterlibatan generasi muda yang kritis, adaptif, serta mampu menghadirkan solusi berbasis pengetahuan dan keberlanjutan.

Perwakilan Biro Hukum dan Kerja Sama KLH/BPLH, Alfian, menjelaskan bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pengawasan, hingga penegakan hukum.

Alfian menekankan bahwa kebijakan lingkungan hidup saat ini semakin berbasis scientific evidence atau pembuktian ilmiah, termasuk dalam pengawasan kegiatan usaha dan penanganan pencemaran lingkungan. “Perizinan lingkungan pada dasarnya berfungsi sebagai instrumen pengendalian agar aktivitas usaha tidak melampaui baku mutu dan daya tampung lingkungan”.

Sementara itu, perwakilan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Moko, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan KLH/BPLH kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung praktik tata kelola lingkungan hidup di tingkat nasional.

“Mahasiswa membutuhkan ruang dialog seperti ini agar dapat memahami bahwa persoalan lingkungan hidup bukan hanya isu akademik, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan keberlanjutan masa depan,” jelas Moko.

Melalui kegiatan studi visit ini, KLH/BPLH berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan dunia akademik dalam memperkuat pemahaman hukum lingkungan, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Galeri Foto

Additional image
Additional image
Additional image
Additional image