Logo

Pavilion Indonesia COP30: Pertamina NRE–Mandiri–CIMB Memantik Pembiayaan Pasar Karbon

11 November 2025 299 Dilihat
Pavilion Indonesia COP30: Pertamina NRE–Mandiri–CIMB Memantik Pembiayaan Pasar Karbon

 

Belém, Brasil, 11 November 2025  — Di hari perdana “Penguatan Kerja Sama Iklim Berbasis Kredit Karbon Berintegritas Tinggi”, tiga pemain besar menandai perubahan gelombang dari diplomasi ke aksi bisnis. Pertamina melalui Pertamina NRE menandatangani kerja sama dengan Bank Mandiri dan CIMB Niaga untuk memperkuat pembiayaan, manajemen risiko, dan eksekusi transaksi kredit karbon lintas proyek energi bersih.

Di sisi suplai, PNRE membidik total penjualan ±37 ribu tCO₂e selama COP30—terdiri dari ~21 ribu tCO₂e dari PLTBg Sei Mangkei (terkonfirmasi) dan ~16 ribu tCO₂e dari PLTP Lahendong Unit 5 & 6 (menunggu penerbitan). Target ini disusun untuk menunjukkan kesiapan pelaku usaha nasional memasok kredit berintegritas yang memenuhi standar MRV dan berdaya saing global.

“COP30 adalah momentum pembuktian: kredit karbon berintegritas menghadirkan nilai ganda—menurunkan emisi dan mendorong ekonomi. Dengan dukungan sektor perbankan dan dunia usaha, Indonesia siap memimpin pasar dengan standar tinggi serta manfaat yang inklusif,” jelas Menteri KLH/BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.

Dorongan investasi ditopang Perpres 110/2025 yang memberikan kepastian tata kelola, integrasi data, dan kemudahan orkestrasi lintas pelaku. Sinergi registri nasional dan Bursa Karbon Indonesia memastikan keterlacakan unit, sementara standardisasi verifikasi mempersempit ruang deviasi kualitas.

Bagi pembeli internasional, tiga kombinasi yang meliputi pipeline proyek jelas, skema pembiayaan bankable, verifikasi ketat menutup tiga kekhawatiran klasik: kualitas unit, kontinuitas pasokan, dan risiko reputasi. Bagi Indonesia, ini mempercepat transisi energi dan menyalurkan nilai ekonomi karbon ke pemulihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta pemberdayaan masyarakat.
 

Galeri Foto

Additional image
Additional image
Additional image
Additional image