Logo

Wujudkan Indonesia Jadi Climate Leader, Menteri LH Ajak Semua Jadi Pejuang Lingkungan

06 Juni 2026 336 Dilihat
Wujudkan Indonesia Jadi Climate Leader, Menteri LH Ajak Semua Jadi Pejuang Lingkungan

Jakarta, 6 Juni 2026 – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh Jumhur Hidayat, mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadi pejuang lingkungan demi mewujudkan masa depan bumi yang lebih berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan Menteri Jumhur dalam Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur. 

"Kita berkumpul bersama di sini untuk Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026, sebagai momentum penting untuk merenungkan peran kita dalam menjaga bumi sekaligus menjadi dorongan aksi nyata, sebagai wujud komitmen nyata Act Now for Climate, Saatnya Bekerja untuk Iklim demi masa depan bumi yang lebih berkelanjutan," ujar Menteri Jumhur.

Menurut Jumhur, isu lingkungan hidup bukan lagi persoalan masa depan semata, melainkan tantangan nyata yang harus dihadapi saat ini demi keberlangsungan generasi mendatang.

Oleh karena itu, Menteri Jumhur mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

"Marilah kita mengambil langkah nyata. Mengurangi penggunaan plastik dan sampah sekali pakai, serta mendorong setiap rumah tangga dan kawasan publik untuk memilah sampah sejak dari sumbernya," kata Menteri Jumhur.

Selain itu, Menteri Jumhur menekankan pentingnya membangun kesadaran dan budaya hidup bersih serta lestari melalui kegiatan yang menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan kesadaran akan dampak perubahan iklim.

Menteri Jumhur juga mendorong penguatan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan sampah secara produktif, termasuk melalui Bank Sampah dan berbagai inisiatif masyarakat lainnya.

"Saya mendorong pemanfaatan sampah secara produktif dan ekonomi sirkular, termasuk melalui Bank Sampah atau inisiatif lokal lainnya, serta menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi pencemaran dan limbah," ujar Menteri Jumhur.

Lebih lanjut, Menteri Jumhur mengingatkan bahwa perlindungan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sampah, tetapi juga mencakup upaya memastikan limbah dikelola secara aman, pencemaran ditekan, serta kawasan hijau dan ekosistem tetap terjaga.

Melalui semangat "Saatnya Bekerja untuk Iklim", pemerintah mendorong lahirnya gerakan kolektif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, karena keberhasilan pengendalian perubahan iklim tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata.

"Mari tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah climate leader, dimulai dari tindakan kecil di lingkungan terkecil, yaitu rumah masing-masing," ajak Menteri Jumhur.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi tantangan lingkungan sekaligus mendorong aksi nyata demi mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, tangguh, dan berkelanjutan. Dari rumah tangga hingga tingkat nasional, setiap langkah yang dilakukan bersama menjadi fondasi untuk menjadikan Indonesia sebagai climate leader dalam aksi iklim global.

Galeri Foto

Additional image
Additional image
Additional image
Additional image