Jakarta, 29 Januari 2026 – Di tengah fase transformasi kelembagaan yang krusial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menegaskan komitmen kolaborasi melalui Ibadah dan Perayaan Natal 2025. Momentum ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang refleksi strategis bagi seluruh pegawai untuk memperkuat iman serta memantapkan sinergi kerja di awal tahun anggaran. Kegiatan yang berpusat di Aula Pertemuan Menara Selatan Plaza Kuningan, Jakarta, ini digelar secara hibrida, menyatukan jemaat luring dan daring dalam satu visi pengabdian kepada negara dan pelestarian lingkungan.
Rangkaian ibadah berlangsung khidmat, dimulai dengan saat teduh dan puji-pujian yang membangun suasana perenungan. Melalui pembacaan Alkitab Lukas 2:8–16, jemaat diajak untuk mendalami makna kelahiran Kristus yang membawa pesan kerendahan hati dan ketulusan. Nilai-nilai ini dinilai sangat relevan dengan tanggung jawab aparat sipil negara (ASN) dalam menjalankan peran pelayanan publik yang berintegritas. Refleksi Natal yang disampaikan oleh Raffles Brotestes Panjaitan menekankan bahwa nilai iman harus menjadi fondasi utama dalam membangun kedisiplinan dan semangat pengabdian yang tanpa pamrih.
Sejalan dengan semangat perubahan organisasi, Pdt. Antonius Steven Un dalam khotbahnya mengajak seluruh pegawai KLH/BPLH untuk senantiasa menghadirkan nilai kasih dan kepedulian dalam setiap pelaksanaan tugas. Hal ini dianggap sebagai kunci utama dalam menghadapi dinamika transformasi kelembagaan agar tetap solid dan responsif. Suasana semakin sakral saat prosesi penyalaan lilin Natal berlangsung, yang secara simbolis merepresentasikan komitmen kolektif untuk menjadi terang melalui kinerja profesional dan bertanggung jawab demi masa depan lingkungan hidup Indonesia yang lebih baik.
Sekretaris Kementerian LH/Sekretaris Utama BPLH, Rosa Vivien Ratnawati, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya perayaan yang penuh kebersamaan ini. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa etos kerja ASN harus berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas yang kuat agar mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
"Perayaan ini adalah simbol kekuatan dalam keberagaman di lingkungan kementerian kita. Saya berharap sukacita Natal ini memotivasi kita semua untuk bekerja lebih responsif, cepat, dan tetap mengedepankan kasih dalam melayani masyarakat serta menjaga lingkungan hidup," ujar Rosa Vivien.
Perayaan Natal ini menjadi pengingat penting bagi seluruh keluarga besar KLH/BPLH untuk terus menjaga api semangat kebersamaan. Dengan menutup ibadah melalui doa berkat dan ramah tamah, sinergi antarpegawai diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi tantangan lingkungan global yang kian kompleks. Melalui integrasi nilai spiritual dan profesionalisme, KLH/BPLH siap melangkah lebih jauh dalam memberikan dedikasi terbaik bagi bangsa dan negara.